Poem : Nafas rindu


Aku sadar
Bahwa rindu itu
Selalu merusak
Niat jahatku
Untuk melupakanmu
Hingga ego menanjak
Lelah, dan turun lagi
Sejenak ku hela nafas
Aku rindu senyum ringanmu
Bulat wajahmu
Ah, aku rindu.
Teriris, luka tak mau pulih
Saat kau bilang
Batinmu tak tersentuh
Rasamu tak mau mengalir
Dan ku terdiam
Inginku membuka rajutan
Tali cerita kisah antara kau dan aku
Namun
Sejenak ku hela nafas
Aku rindu senyum ringanmu
Bulat wajahmu
Aku rindu

Created by Aan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Poem : Sekarang berbeda

Poem : She

Poem : Where